Nurfadhilah
Rahman
PENDIDIKAN
KARAKTER
Berbicara masalah pendidikan
karakter merupakan hal yang cukup familiar ditelinga kita, pendidikan karakter
adalah gabungan dari dua kata yakni pendidikan dan karakter yang mempunyai
makna berbeda, tetapi memiliki keterkaitan yang sangat erat, pendidikan berasal dari kata didik yang di tambahkan
imbuhan pe dan akhiran an yang mempunyai arti memelihara atau memberi latihan
mengenai akhlak, kecerdasan berfikir dan tatanan hidup yang baik dalam bermasyarakat,
sedangkan pendidikan adalah suatu proses pengubahan sikap, dan tata laku
seseorang atau sekolompok orang dengan usaha mendewasakan manusia melalui upaya
pengajaran dan pelatihan. Terlepas dari didik dan pendidikan kita beralih pada
karakter, karakter adalah suatu sikap atau tingkah laku yang ada dalam diri
manusia, dan merupakan nilai nilai perilaku yang berhubungan dengan tuhan, diri
sendiri, sesama manusia dan lingkungan sekitar. karakter biasanya selalu
identik dengan norma-norma, agama, hukum, tatakrama, budaya serta perikaku manusia dalam bersosialisasi dengan,
keluarga, hingga masyarakat.
Pendidikan dapat dibagi menjadi
beberapa macam, diantaranya pendidikan akademis, pendidikan dasar, pendidikan
formal, pendidikan informal, pendidikan karakter, dan masih banyak lainnya,
pada kesempatan kali ini penulis akan menguraikan salah satu dari berbagai
macam pendidikan, yakni pendidikan karakter,
karakter terbentuk karena adanya pendidikan, begitu pun sebaliknya
pendidikan untuk membentuk karakter.
Salah satu lembaga formal yang
dapat membentuk pendidikan karakter
adalah sekolah, dimana sekolah selalu
berusaha memberikan yang terbaik dalam hal pendidikan, sekolah mempunyai
peran yang cukup besar dalam membentuk karakter seseorang agar menjadi manusia
seutuhnya,yaitu manusia yang mempunyai moral, serta taat terhadap norma-norma kehidupan
yang sudah ada. Pendidikan karakter seseorang tidak hanya dapat berlangsung di
lembaga formal saja yaitu sekolah tetapi
juga dapat di bentuk dari lingkungan baik dari keluarga maupun masyarakan
sekitar, karakter ada sejak manusia lahir tapi dapat di ubah, karakter tidak bisa di wariskan, ditukar
ataupun di beli, tetapi karakter harus di bangun dan di kembangkan, melalui
proses yang tidak instan dan melalui
tahapan-tahapan yang informal, sehingga salah satu faktor informal yang
mempunyai peran yang cukup penting dalam pembentukan pendidikan karakter adalah
orang tua, kelauarga dan lingkungan sekitar.
Tetapi jika kita melihat realitas
kehidupan sekarang ini sepertinya faktor formallah yang paling berperaran dalam pendidikan karekter,
hal ini di akibatkan faktor informal seperti orang tua dan keluarga sibuk
dengan urusan mereka, mereka menyerahkan semua urusan pembentukan karakter pada
sekolah padahal mereka tidak menyadari bahwa faktor pendukung yang yang paling
dominan dalam pendidikan karakter adalah faktor iformal, seperti orang tua dan
keluaraga.
Jadi sebaiknya dalam pendidikan
karakter sangat di perlukan kerja sama dan keseimbangan antara faktor formal
dan informal sehingga membentuk karakter muda mudi yang tanggap, tangkas
terhadap ilmu pengetahuan, mempunyai moral serta tidak melenceng dari dari
tatanan hidup, norma norma hukum, bangsa
agama dan kehidupan.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar