Jumat, 28 September 2012

Pendidikan Karakter


Nurfadhilah Rahman
PENDIDIKAN KARAKTER

Berbicara masalah pendidikan karakter merupakan hal yang cukup familiar ditelinga kita, pendidikan karakter adalah gabungan dari dua kata yakni pendidikan dan karakter yang mempunyai makna berbeda, tetapi memiliki keterkaitan yang sangat erat, pendidikan  berasal dari kata didik yang di tambahkan imbuhan pe dan akhiran an  yang  mempunyai arti memelihara atau memberi latihan mengenai akhlak, kecerdasan berfikir dan tatanan hidup yang baik dalam bermasyarakat, sedangkan pendidikan adalah suatu proses pengubahan sikap, dan tata laku seseorang atau sekolompok orang dengan usaha mendewasakan manusia melalui upaya pengajaran dan pelatihan. Terlepas dari didik dan pendidikan kita beralih pada karakter, karakter adalah suatu sikap atau tingkah laku yang ada dalam diri manusia, dan merupakan nilai nilai perilaku yang berhubungan dengan tuhan, diri sendiri, sesama manusia dan lingkungan sekitar. karakter biasanya selalu identik dengan norma-norma, agama, hukum,  tatakrama, budaya serta  perikaku manusia dalam bersosialisasi dengan, keluarga, hingga masyarakat.
Pendidikan dapat dibagi menjadi beberapa macam, diantaranya pendidikan akademis, pendidikan dasar, pendidikan formal, pendidikan informal, pendidikan karakter, dan masih banyak lainnya, pada kesempatan kali ini penulis akan menguraikan salah satu dari berbagai macam pendidikan, yakni pendidikan karakter,  karakter terbentuk karena adanya pendidikan, begitu pun sebaliknya pendidikan untuk membentuk karakter.
Salah satu lembaga formal yang dapat membentuk pendidikan  karakter adalah sekolah, dimana sekolah selalu  berusaha memberikan yang terbaik dalam hal pendidikan, sekolah mempunyai peran yang cukup besar dalam membentuk karakter seseorang agar menjadi manusia seutuhnya,yaitu manusia yang mempunyai moral, serta taat terhadap norma-norma kehidupan yang sudah ada. Pendidikan karakter seseorang tidak hanya dapat berlangsung di lembaga formal saja yaitu sekolah  tetapi juga dapat di bentuk dari lingkungan baik dari keluarga maupun masyarakan sekitar, karakter ada sejak manusia lahir tapi dapat di ubah,  karakter tidak bisa di wariskan, ditukar ataupun di beli, tetapi karakter harus di bangun dan di kembangkan, melalui proses yang tidak instan dan  melalui tahapan-tahapan yang informal, sehingga salah satu faktor informal yang mempunyai peran yang cukup penting dalam pembentukan pendidikan karakter adalah orang tua, kelauarga dan lingkungan sekitar.
Tetapi jika kita melihat realitas kehidupan sekarang ini sepertinya faktor formallah yang  paling berperaran dalam pendidikan karekter, hal ini di akibatkan faktor informal seperti orang tua dan keluarga sibuk dengan urusan mereka, mereka menyerahkan semua urusan pembentukan karakter pada sekolah padahal mereka tidak menyadari bahwa faktor pendukung yang yang paling dominan dalam pendidikan karakter adalah faktor iformal, seperti orang tua dan keluaraga.
Jadi sebaiknya dalam pendidikan karakter sangat di perlukan kerja sama dan keseimbangan antara faktor formal dan informal sehingga membentuk karakter muda mudi yang tanggap, tangkas terhadap ilmu pengetahuan, mempunyai moral serta tidak melenceng dari dari tatanan hidup,  norma norma hukum, bangsa agama dan kehidupan.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar